Sulikhah lahir di Magelang pada tanggal 10 November 1968. Beliau
lahir dari pasangan Baderi dan Mariyah. Sulikhah merupakan anak ke-5 dari 9
bersaudara. Beliau memiliki 1 kakak laki-laki, 3 kakak perempuan, 3 adik
laki-laki, dan 1 adik perempuan. Beliau tinggal di rumah sederhana di Desa
Trasan, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang bersama 8 saudaranya.
Sulikhah menempuh pendidikannya di Sekolah Dasar di Desa Trasan.
Setiap hari beliau berangkat sekolah dengan berjalan kaki bersama
teman-temannya. Riwayat pendidikan beliau hanya sebatas sampai lulus SD
sederajat. Hal itu dilakukan karena faktor ekonomi. Orangtua beliau hanya
bekerja sebagai petani. Maka dari itu, beliau harus mengalah untuk
menyekolahkan adik-adiknya. Ia merasa kasihan kepada orangtuanya yang pasti
kesulitan dalam mencari nafkah untuk menghidupi 9 orang anak.
Pada tahun 1990, Ia bekerja di pabrik variasi mobil. Pabrik itu
terletak di Jalan Ikhlas, Magelang. Beliau bekerja pada pagi hari sampai sore
hari, sekitar pukul 08.00-17.00 WIB. Beliau hanya berangkat dengan jalan kaki
dan pulang pun dengan jalan kaki. Karena pada zaman itu hanya ada sedikit
kendaraan umum. Jadi beliau berjalan kaki untuk pulang maupun pergi. Beliau
berjalan kaki bersama teman-temannya sehingga beliau tidak akan merasa bosan
atau kelelahan.
Kemudian pada tahun 1991, beliau menikah dengan seorang pria
bernama Muchammad Choirul Anwar. Choirul bertempat tinggal di Dusun Plikon,
Trasan, Bandongan, Magelang. Sulikhah pun pindah ke rumah mertuanya. Beliau
sekaligus merawat mertuanya karena sakit tua. Pada 21 Juni 1999, beliau
dikaruniai seorang anak perempuan bernama Afifatul Maulidina yang saat ini sedang
duduk di bangku SMAN 2 Magelang kelas XII IPS.
Beliau merupakan sosok yang baik hati, ramah, dan suka menolong.
Beliau sering sekali memberikan makanan kepada tetangga yang sudah tua.
Meskipun hanya makanan disini saya merasa kagum kepada beliau karena suka
menolong orang yang kesusahan.

OK, terima kasih. Pekerjaan begini saja mengapa harus ditunda sampai "hampir magrib"!
BalasHapus